Subhanallah, Kisah Anak Duhaka Yang Masuk Surga, Hanya Karena Satu Hal Ini..

IKLAN
IKLAN
https://tolongsebarkanlah.blogspot.com/
 
Anak yg tak mendengarkan kata-kata oangtuanya, namun kok mampu masuk Surga? Kira-kira kebayang gak? Hmmm.. Ceritanya begini, satu buah hri terhadap era Rasulullah SAW. Ada satu orang keluarga, dikala itu si suami sedang berangkat ke luar utk berdagang, si suami berbicara pada istrinya buat tak ke luar hunian sebelum suaminya kembali pulang.
 
Pesan ini memang lah disimpannya baik-baik oleh istrinya. Dirinya juga tak ke luar hunian sesampai suaminya kembali pulang. Tetapi satu buah saat, dia didatangi tamu dari salah satu orang kerabatnya. Mengabari bahwa Ibunya sedang sakit keras, dirinya diminta utk datang kembali pada Ibunya.

Tapi si istri menjawab, "Aku menjaga amanah dari suamiku, utk tak sanggup ke luar hunian sebelum dirinya kembali dari hunian ini", Jawab si istri pada sanak kerabatnya, "Sampaikan salam & maaf ku pada ibuku" sambungnya.

Kerabatnya juga kembali ke kampung halamannya. Mengatakan pesan dari anaknya itu terhadap Ibunya yg sakit keras. Tapi di area lain, si istri ini-sebut saja Fulanah. Sebenarnya mau sekali menjenguk Ibunya yg sedang sakit keras.

Sekian Banyak hri seterusnya, sanak keluarganya yg lain kembali datang pada Fulanah untk mengatakan kabar yg sama. Ibunya sakit keras, dirinya diminta buat pulang saja kerumah. Lagi-lagi Fulanah menolaknya, dirinya tak sanggup menjenguk Ibunya. Hasilnya, sampai Ibunya wafat dunia. Fulanah didatangi kembali oleh sanak keluarganya.

"Ibumu sudah wafat dunia, maukah anda datang buat menjenguk jasad Ibumu buat yg terakhir kalinya?". Fulanah cuma menjawab, "Innalillaahi wa ina ilaih Raji'un. Sekali lagi aku minta maaf. Aku tak dapat bertolak dari sini!"

Sanak keluarganya telah tak dapat berpikir lagi kala itu. Sampai dia berbicara, "celakalah anda Fulanah!!! Kala Ibumu sakit, engkau tak datang. Waktu Ibumu sekarat, kamupun pula tak datang. & diwaktu seperti ini, Ibumu telah wafat dunia, tetapi anda tak datang???!!"

Kerabatnya memang lah beram terhadap diwaktu itu. "Maafkan aku kerabatku, sesungguhnya saya mau tiba ke pemakaman Ibu. Namun saya tak dapat berangkat dari hunian ini!" jawab Fulanah. Kerabatnya telah tak habis fikir dgn Fulanah, di jalan, hatinya memang emosi nggak karuan hasilnya, si kerabat serta meninggalkan hunian Fulanah dgn kecewa.

Sampai terhadap sebuah factor, sang kerabat yg masihlah tak menyukai dgn sikap keluarganya ini hasilnya berniat menanyai Rasulullah SAW, "wahai Rasulullah SAW, kerabatku sudah seperti ini & seperti itu" kata kerabat ini menceritakan kejadian si Fulanah.

Tapi Rasulullah SAW cuma menjawab, "Beruntung sekali sang Ibu, dia dapat masuk surga dgn si Fulanah." Si kerabat ini heran, mengapa mampu si Fulanah masuk surga? Bukannya beliau telah berlaku kurang ajar pada Ibunya. "Kenapa keduanya masuk surga, Ya Rasulullah?"

"Si Ibu sudah sukses membina anaknya bersama baik. Sedang si Fulanah sukses menjaga amanah dari suami & Ibunya", jawab Rasulullah SAW dgn tegas.

Begitulah kisah narasi terhadap era Rasulullah SAW. Maaf kalo tulisan ini dibuat begini, entah udah sempat denger ato baca dimana, ini hanya untuk ngingetin & serta bahan pembelajaran dgn aja.

IKLAN
loading...
loading...