Subhanallah, inilah 3 kondisi yang mustajab dan mudah di kabulkan jika kita berdo'a

https://tolongsebarkanlah.blogspot.com/

Doa adalah permohonan seseorang hamba pada Rabbnya disaat berharap sesuatu. Ada yg terkabul bersama serentak, ada yg lama, & ada serta doa yg di tolak Allah & tak kunjung dikabulkan sepanjang hidupnya.Saat berdoa kita kerap harap-harap cemas apakah doanya dapat dijawab. Manusia cuma mampu berdoa & menginginkan, tapi ketentuan terkabul atau tak masih Allah yg tentukan.

tapi dalam hadist disebutkan bahwa nyata-nyatanya ada orang yg doanya tak sempat di tolak Allah. Tiga orang ini waktu memanjatkan sesuatu permintaan tentu bakal senantiasa dikabulkan oleh Allah. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

Rasulullah SAW bersabda yg artinya : Ada tiga orang yg tak di tolak do'a mereka : (1) Orang yg berpuasa hingga beliau berbuka; (2) Satu Orang penguasa yg adil;(3) & do'a orang yg dizalimi (teraniaya). Do'a mereka diangkat oleh Allah ke atas awan & dibukakan baginya pintu langit & Allah bertitah, "Demi KeperkasaanKu, Saya dapat memenangkanmu (menolongmu) walau tak langsung." (HR. Tirmidzi)

1. Orang yg Berpuasa sampai Berbuka
Orang mula-mula yg dijelaskan Rasulullah SAW bahwa doanya tak sempat di tolak Allah ialah Orang yg berpuasa hingga beliau berbuka. Ada sekian banyak argumen mengapa orang ini doanya demikian mustajab. Salah satunya, mereka tengah menjalankan perintah Allah SWT. & Allah SWT amat mencintai beberapa orang yg menjalankan perintahnya teruma ibadah wajib seperti puasa Ramadhan.

Ibnu Mas’ud berbicara; “Bawalah kebutuhan-kebutuhanmu dalam ibadah wajib.” (Riwayat Abdurrazzaq dalam al Musannaf).

Orang yg berpuasa serta dapat menahan diri dari perbuatan-perbuatan yg melanggar aturan Allah. Maka terhadap waktu itu jiwanya suci, juga terhindar dari sikap angkuh dikarenakan mengupayakan merendahkan diri di hadapan Allah. Oleh dikarenakan itu, ia lebih dekat & lebih patuh terhadap Tuhan, meninggalkan makanan & minuman lantaran takut terhadap Sang Maha Pemberi.

2. Penguasa yg Adil
Rasulullah SAW pula menyatakan bahwa Doa yg mustajab & tak dapat tertolak yaitu doanya penguasa yg adil. Pemimpin yg adil laksana bayang-bayang Tuhan, lantaran Adil sendiri yaitu salah satu sifat Allah merupakan Al Adlu atau yg Maha Adil. Mana dari adil disini ialah menempatkan sesuatu serasi bersama proporsi & pengambil ketentuan yg pas. Lantas kenapa doa sang pemimpin adil gampang terkabul?

Jawabnya dikarenakan Dirinya menanggung beraneka ragam pengharapan hajat hidup orang tidak sedikit. Diceritakan dalam kisah riwayat Mahsyur, bahwa sebuah dikala disaat Umar Badan Intelijen Negara Khattab jadi pemimpin, Ia demikian populer yang merupakan pemimpin yg adil.

Dikala itu, Gubernur Mesir Amr Badan Intelijen Negara Ash mengadu terhadap sang khalifah mengenai peceklik panjang yg menimpa masyarakat Mesir kala itu. Sungai Nil yg jadi sumber kehidupan di negara tersebut tak lagi mengalirkan air.

Amirul Mukminin selanjutnya memanggil Amr Badan Intelijen Negara Ash utk datang ke Madinah. Beliau setelah itu memberikan surat pada Amr Badan Intelijen Negara Ash buat dilemparkan ke sungai Nil. Surat tersebut berisi doa sang khalifah yg isinya "Wahai sungai, engkau yaitu makhluk Allah yg diciptakan Oleh-Nya utk menunjang Hamba-Nya lainnya, apabila engkau yakni makhluk ciptaan Allah bantulah hamba-hamba Allah & mengalirlah engkau!"

Doa Umar Badan Intelijen Negara Khattab demikian mustajab, karenanya sampai sekarang sungai Nil tak sempat lagi mengalami kekeringan.

3. Orang yg Teraniaya
Kamu sebaiknya berhati-hati kalau menghadapi orang yg teraniaya atau kesulitan. Kalau tak bakal menopang, sebaiknya tak laksanakan perbuatan yg dapat menyakiti hatinya. Dikarenakan Allah sudah menjamin doa mereka dapat terkabul.

Allah sebenarnya tak senang doa yg tidak baik yg ditujukan terhadap orang lain. Tetapi ada keadaan di mana doa baik doa itu baik maupun jelek dapat dikabulkan oleh Allah SWT. Ialah doa beberapa orang yg terdzalimi & teraniaya.

”Allah tak gemar seorang mengemukakan sesuatu yg tidak baik terhadap satu orang bersama terang-terangan melainkan orang yg dizalimi sehingga ia boleh menceritakan kezaliman tersebut; & Allah itu maha mendengar & maha mengetahui.” ( 148 : An-Nisa)

“Hendaklah anda waspada pada doa orang yg dizalimi sekalipun ia yaitu orang kafir. Sehingga sesungguhnya tiada penghalang diantaranya buat di terima oleh Allah.” Hadis riwayat Ahmad – sanad hasan.

Sumber : Infoyunik.com
Previous
Next Post »