Ini 6 Alasan Kenapa Istri Sangat Membutuhkan Suami; LUAR BIASA!

IKLAN
IKLAN



Sudah pasti bahwa menikah adalah hal yang diidam-idamkan seseorang, entah itu laki-laki maupun perempuan.  Namun tahukah anda? Ketika menikah, ada saatnya seorang istri merasa sangat membutuhkan suaminya. Apalagi ketika memutuskan untuk benar-benar hidup mandiri, dalam artian untuk memenuhi kebutuhan berumah tangga tidak lagi tergantung pada orang tua. Maka sangatlah wajar bahwa suami menjadi satu-satunya orang terpenting yang dapat diandalkan seorang istri.
Bagaimana bisa seorang istri sangat membutuhkan suaminya? Simak alasannya di bawah ini:

1.      Suami adalah Imam
Sebelum menikah, tentu kita sebelum menetapkan pilihan sudah mengetahui dulu latar belakang calon suami kita. Salah satunya adalah tentang ibadahnya. Karena salah satu syarat utama yang menjadi pertimbangan seorang perempuan dalam memilih laki-laki sebagai suaminya, adalah keimanannya. Seorang perempuan shalihah sangat membutuhkan sosok suami shalih, yang dapat membimbingnya, menuntunnya dan memimpinnya untuk selalu berada di jalan Allah SWT. Bukankah impian jodoh dunia akhirat bersama-sama dengan suami terkasih menjadi impian setiap istri shalihah. Untuk itu istri sangat membutuhkan hal ini, karena dengannya lah seorang istri akan menemukan jalan terbaik untuk bersama sampai surga.

2. Suami adalah Masa Depan
Tentu, seorang perempuan membutuhkan suaminya karena suaminya adalah sumber mata pencaharian bagi keluarga. Tugas utama suami yang mencari nafkah dan memberikan penghidupan yang layak untuk istri dan keluarga. Membuat sang istri  sangat membutuhkan sosok suaminya untuk hidup dan masa depan keluarganya. Termasuk pemenuhan kebutuhan sandang, pangan, papan dan pendidikan bagi anak-anak mereka. Tidak ada larangan istri bekerja, selama ia bekerja atas seijin suaminya dan tetap bisa melaksanakan tugasnya sebagai istri atau ibu.

3.Suami adalah Tempat Berkeluh Kesah
Sudah pasti bahwa suami dan istri saling mengasihi, menyayangi, mendengarkan, dan saling peduli. Ketika salah satu merasa sedih, marah dan kecewa. Seharusnya bukan hanya istri saja yang bisa menjadi pendengar untuk suami. Tetapi suami juga harus bisa menjadi pendengar yang baik bagi istri. Karena kemana lagi istri mencurahkan perasaannya selain pada suaminya sendiri, satu-satunya orang yang patut dan terbaik untuk dapat membuat hatinya menjadi lebih tenang?

4.Suami adalah Pembuat Keputusan
Benar adanya suami adalah pemimpin dalam keluarga. Ketika istri meminta pendapat dan meminta ijin untuk melakukan sesuatu hal. Maka orang yang dapat membuatnya yakin, bahwa keputusannya adalah benar adalah suaminya.  Apalagi jika hal itu menyangkut kepentingan keluarga, maka antara suami dan istri penting sekali untuk berkomunikasi satu sama lain, duduk bersama, berdiskusi dan mencari solusi atau memecahkan permasalahan rumah tangga bersama-sama.

5.Suami adalah Sumber Kebahagiaan
Seorang suami hendaknya menggauli dan memperlakukan dengan baik istrinya, serta memperlakukannya dengan baik dan penuh kasih sayang. Selain itu seorang suami juga harus dapat bertutur kata yang baik dan lembut, sehingga perasaan istri menjadi lebih bahagia. Istri yang bahagia maka insyaa Allah rumah tangga yang dibina akan tentram dan damai serta penuh kehangatan. Ia akan merasa ikhlas dalam melayani suami, menjaga amanah suami dan mendidik anak-anaknya. Bukankah laki-laki yang baik adalah laki-laki yang bisa menghormati ibu dari anak-anaknya, jika sudah begini masihkah ada alasan untuk tidak membuat istri tersenyum bahagia?  

6.Suami adalah Saya
Pernikahan itu meleburkan semua perbedaan. Apa yang kita lakukan bukan lagi atas diri kita sendiri. Namun, sudah menjadi kesepakatan bersama. Kita sudah menjadi tanggung jawab suami. Sehingga apa yang kita lakukan selalu untuk menjaga nama baik suami. Dan apa yang suami lakukan juga untuk melindungi keluarganya. Sehingga sudah sepantasnya baik suami ataupun istri saling menutupi kekurangan masing-masing dan menjaga aib masing-masing.Yah, karena suami adalah saya. Dan itu wajib.

Ini adalah jawaban mengapa seorang istri sangat membutuhkan suaminya. Bukan karena merendahkan harga diri dan martabatnya sebagai seorang perempuan mandiri. Bukan seperti itu. Hanya saja, seorang istri itu memang betul membutuhkan suaminya, karena ia yakin ketika ia menyampaikan alasan ini, hal itu semata-mata hanya untuk mendapatkan berkah dan keridhoan dalam rumah tangganya, bersama-sama dengan suami yang telah dipilihkan dan ditetapkan oleh Allah SWT untuknya hingga menjadi keluarga yang senantiasa dirahmati-Nya. Semoga keluarga kita menjadi salah satunya. Aamiin Yaa Rabb
 
Klik SHARE bila anda setuju dengan artikel ini
IKLAN
loading...
loading...