Kabar Duka Cita Innalilahi, Sule OPERAVAN JAVA Meninggal Dunia, Akibat Kecelakaan Maut Siang ini

Kecelakaan yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan R Soekamto, atau tepatnya 300 meter sebelum PTC mall.

Korbannya kali ini adalah Suswantile biasa dipanggil sule wantile (20), warga Kompleks Bumi Sako Damai, RT 99/03, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang. sule wantile tewas seketika usai motor Yamaha Mio Soul merah BG 2289 ID yang dikendarainya menabrak truk tangki.
Kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Andre terjadi pada Rabu 06 Juli 2017. Awalnya, sule wantile bermaksud menuju PTC mall untuk berbelanja.

Ketika melintas di lokasi kejadian, mencoba untuk mendahului truk tangki yang ada di depannya dari sebelah kiri. Nahas, saat hendak memotong laju truk, motornya menyenggol bagian depan truk hingga terpental.

Akibatnya,  pun terseret truk tangki pengangkut minyak tersebut. Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan tewas di tempat kejadian.

Semantara sang pengemudi truk, langsung melarikan diri.

Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Harris Batara mengatakan, saat ini jenazah korban sudah dievakuasi ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSMH Palembang.

"Informasi saat ini, korban diduga berusaha mendahului truk tangki. Saat hendak memotong truk tersebut, korban terserempet lalu jatuh dan terseret truk," ungkap Harris.

Haris menambahkan, saat ini pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi.

"Untuk pengemudi truk masih dalam pengejaran, karena melarikan diri. Kita juga mengimbau masyarakat agar lebih mawas saat berkendara," tukasnya.
tribun.kota.com

Lima Tahun Keluarga Miskin Ini Hanya Makan Daun-daunan

Haristan (35) dan Kismiati (40), pasangan suami-istri warga Dusun  I Desa Lubuk Sini, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, ini terlihat duduk termenung di gubuk rumahnya yang tampak reot. 
Lima Tahun Keluarga Miskin Ini Hanya Makan Daun-daunan Bantu Share Agar Dapet Perhatian Pemerintah Setempat
Lima Tahun Keluarga Miskin Ini Hanya Makan Daun-daunan Bantu Share Agar Dapet Perhatian Pemerintah Setempat

Di benaknya seolah tersirat bagaimana agar bisa hidup layak bersama tiga anaknya seperti warga yang lainnya. Harapan Haristan dan Kismiati merupakan hal yang manusiawi. Sebab, selama ini mereka hidup penuh kesusahan. Bahkan untuk bertahan hidup, pasutri bersama tiga anaknya itu hanya mengonsumsi daun singkong dan kangkung sejak bertahun-tahun lalu.

"Kalau tidak ada uang untuk beli beras, terpaksa makan daun singkong dan terkadang kangkung yang diambil dari rawa-rawa saja. Itu kami makan tanpa nasi," kata Haristan, saat ditemui Okezone di kediamannya.

Perasaan Haristan semakin tersayat melihat istri dan ketiga anaknya juga harus tinggal di gubuk reot yang sewaktu-waktu bisa saja roboh diterjang angin sehingga mengancam keselamatan keluarganya. Sebab, papan yang dijadikan dinding rumah berukuran sekira 5 x 5 meter itu sudah rapuh. Bahkan, atap rumah dari seng yang dihuni keluarga ini banyak sudah berkarat dan bocor. Sehingga jika hujan turun, mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak dan selalu merasa khawatir. "Bahan rumah saya ini diambil dari bekas pondok saat saya berkebun dulu. Mau beli bahan bangunan yang baru saya tidak ada uang.

Jangankan mau beli barang bangunan, makan setiap hari saja saya bersama istri dan tiga anak saya saja susah sekali," ungkap Haristan dengan nada sedih. Ia berkisah, sebelum bermukim di Dusun I Desa Lubuk Sini, dirinya mendiami areal perkebunan di Desa Lubuk Sini. Namun setelah beberapa lama berdiam di kebun, dirinya tergusur oleh salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Bengkulu Tengah. "Saya dulu tidak tinggal di sini, tapi di kebun.

Waktu tinggal di kebun pun kami masih juga sering makan pucuk ubi karena tidak ada uang untuk membeli beras," ungkap Haristan.

Bantu Share Agar Dapat Perhatian Pemerintah Setempat

Sumber : okezone.com

Pulang dari Umrah dan Dapat Bisikan Gaib, Tak Di Sangka Jika Ummi Pipik Kini Sulit Dikenali

Penampilan istri almarhum Ustadz Jefri Al Buchori, Pipik Dian Irawati alias Ummi Pipik kini berbeda.


Bahkan dalam acara kelulusan SMA anak laki-lakinya, Abidzar Al-ghifari, ia tampak tampil menutupi wajah cantiknya dengan cadar.

Rupanya keputusan untuk bercadar muncul April 2017.
Apa yang membuat mantan peragawati ini bercadar?.

Menurutnya ia mantap bercadar setelah mendapatkan bisikan gaib di Tanah Suci.
“Kemarin April, dapat tamparan saat umroh, malu sama Allah, mau ibadah ke masjid susah, karena banyak yang minta foto. Buat apa orang kenal saya, tapi di akhirat Allah nggak kenal saya.”

Hal inilah yang membuat Ummi Pipik bersedih.
Hingga akhirnya sebuah peristiwa spiritual terjadi padanya.

“Saya nangis di masjid selalu kebagian salat di luar, sampai akhirnya salat di Raudhah jatuh tersungkur, ada bisikan untuk bercadar,” ungkap Ummi Pipik.

Setelah dapatkan bisikan untuk memakai cadar usai jatuh tersungkur, Ummi Pipik langsung kenakan cadar semenjak kejadian itu.



Lantas, benarkah setelah bercadar Ummi Pipik bakal menarik diri dari dunia keartisan?

“Ya, sejak pakai cadar, nggak mungkin pakai cadar ditawarin. Film pas terakhir kemarin, syuting film di Turki. Itu terakhir lah, kalau nyanyi nggak lah, aurat kan suara itu,” pungkasnya.
Cara Ummi Pipik Dapatkan Uang

Ummi Pipik kemudian jadi pendakwah.

Setelah pulang dari umroh beberapa waktu lalu, wanita yang nama lengkapnya Pipik Dian Irawati merubah penampilan.
Kini Ummi Pipik selalu tampil dengan menggunakan cadar.
Perubahan penampilan itu, tak pelak berpengaruh pada karirnya.

Kabar yang beredar, job di bulan Ramadhan yang sudah full book semuanya dibatalkan.
"Gak apa-apa sih dibatalkan, karena rezeki kan sudah di atur sama Allah ya. Jadi sekarang lebih fokus ngisi tausiah atau ceramah-ceramah aja," ujarnya sebagaimana dikutip dari Grid.id.
Selain sebagai penceramah, Ummi Pipik juga merintis usaha.

Nggak main-main, saat ini sudah ada dua bidang usaha yang dilakoni Ummi Pipik.
Usaha butik hijab, jadi kesibukan lainnya selain jadi penceramah.

Koleksi hijab milik mantan gadis sampul majalah remaja ini mengatas namakan dirinya sendiri.Bisnis lainnya yang sedang digeluti adalah usaha kue-kue kering.

Nestapa Ummi Pipik Ditinggal Uje

Ummi Pipik harus menghadapi sejumlah cobaan saat ditinggal sang suami untuk selama-lamanya.
Cobaan tersebut, antara lain isu miring jika dirinya menikah lagi.
Curhat Mimpi Basah

Ditinggal suami, Ummi Pipik harus berperan ganda sebagai ibu sekaugus ayah bagi keempat anaknya.
Lucunya, karena tidak ada sosok ayah, Ummi Pipik ini harus bersedia mendengarkan curahan hati atau curhat anak lelakinya.
Seorang anak lelakinya yang akil baligh ternyata pernah cerita kepada ibunya tentang mimpi basah.

"Dia pernah curhat mimpi basah. Kan saya kaget," kata Pipik, Minggu (9/4/2017), sebagaimana dikutip dari Grid.id.
Pipik mengaku kaget mendengar curhat anaknya karena tidak biasanya anak lelaki membicarakan soal mimpi basah kepada ibunya.

"Jarang sekali ada anak yang mau curhat soal itu ke ibunya. Karena mungkin malu," katanya.
Menurut Pipik, mendidik anak laki-laki yang baligh lebih sulit dibandingkan mendidik anak-anak lainnya yang belum akil baligh.

"Justru sebenarnya lebih sulit menghadapi anak laki-laki yang sudah akil baligh. Harusnya yang kayak gini dia curhat ke bapaknya, tapi saya harus menerima dan menampung. Di sini saya justru yang malu," ujarnya.
Namun, Ummi Pipik sadar bahwa inilah fungsinya sebagai orangtua.

"Sampai akhirnya saya sadar oh ini fungsi saya. Saya harus menjelaskan kalau kamu sudah akil baligh kamu harus tanggung jawab ke ibadah sendiri ke Allah," katanya.
Percakapan Mesra

Ummi Pipik juga mengaku sangat menjaga kegiatan anak-anaknya.
Terutama mengenai penggunaan media sosial.

Dia mengaku harus tahu semua password handphone dan media sosial keempat anaknya.
"Saya tekankan ke anak-anak. HP kalian semua Ummi harus tahu password-nya," kata Ummi Pipik.
"Sosial media juga Ummi harus tahu password-nya," lanjutnya

Keterbukaan tersebut tidak hanya dari anak kepada orangtua.

Namun, Ummi Pipik juga mencontohkan keterbukaannya terhadap anak dengan tidak mengunci handphone pribadinya.

"HP saya nggak pernah saya kunci biar anak-anak tahu," ujarnya.
Lucunya, salah satu anak Ummi Pipik yang bernama Abidzar Al Ghifary pernah memakai handphone Pipik untuk chat.

Namun, bocah kelas III SMP tersebut ternyata lupa mengeluarkan aplikasinya sehingga semua chatnya terbaca oleh Pipik.

Dia pernah kecolongan. Makanya saya deg-degan banget,"
"Ternyata dia lagi chat sama temen. Nggak taulah temen spesialnya mungkin ya," kata Pipik menceritakan.

Saat ditanya sudah punya pacar atau belum, Abidzar mengelak.

"Kamu udah punya pacar? Dia bilang, nggak."

"Itu buktinya sengaja mau dikasih liat ke Ummi chating-annya?" cerita Ummi Pipik.

Melihat hal tersebut, Pipik mengaku khawatir dengan pergaulan anak-anaknya.

"Saya jadi takut mulai sekarang. Melihat pergaulan anak-anak sekarang."

"Jadi harus mulai sekarang juga nge-didiknya," tuturnya.(*)


http://makassar.tribunnews.com/2017/06/10/pulang-dari-umrah-dan-dapat-bisikan-gaib-siapa-sangka-jika-ummi-pipik-kini-sulit-dikenali?page=all

Perempuan Ini Dulu Diejek Ibu Binatang Karena Kulit Segelap Arang, Kini Dia Jadi Model Dunia. Penampilannya Bikin Pangling



Sebagian besar orang masih memandang kecantikan identik dengan kulit mulus dan seputih salju. 

Perempuan berkulit hitam nan kelam sangat sulit untuk menjadi sebuah ikon kecantikan, apalagi menembus model papan atas dunia. 

Namun hal itu tidak terjadi pada Khoudia Diop, model asal Senegal yang kini punya paspor Prancis. Meski kulitnya sekelam arang, dia tetap bisa melejit ke dunia modeling papan atas.

Khoudia memang unik. Kulitnya memang sangat gelap, bahkan untuk ukuran ras Afrika. Tak heran jika dia melewati masa kecilnya dengan menyedihkan. 

Setiap bersosialisasi dengan rekan-rekan sebayanya atau saat bersekolah, hujan ejekan selalu menghampiri. Mulai disebut sebagai putri malam, iDark, hingga yang bikin emosi terbakar, ibu para binatang.

Meski sangat hitam, kulit Khoudia justru punya keunikan tersendiri. Sejak lahir, kulitnya yang hitam terlihat berkilat-kilat seperti ditaburi bedak perak. Menurut Oddity Central, kulitnya ini ternyata kaya akan pigmentasi tertentu.

baca juga : Dulu Kepalanya Di Rendam Dan Hampir Tewas, Tapi Lihat Perubahannya Sekarang Membuat Orang Terkagum - kagum dan tercengang

Khoudia disebut memiliki kulit melanin. Sementara melanin sendiri adalah protein yang berperan menentukan warna kulit seseorang. Warna kulit yang lebih gelap mempunyai melanin yang lebih banyak pada lapisan epidermis dibandingkan kulit yang berwarna terang. Melanin yang terkena sinar UV akan menimbulkan noda gelap pada kulit.

"Para pengganggu itu datang dari mana saja. Mereka pikir, saya akan merasa rendah diri dengan kulit melanin ini. Namun saya justru berpikir sebaliknya. Saya akan membuktikan jika warna kulit saya ini akan mengantarkan saya menjadi model yang sukses," ucap Khoudia.

Rasa percaya diri dan tak pernah mengeluhkan fisik pemberian Tuhan membuat Khoudia berjuang pantang menyerah dalam meretas karier impiannya.Dan Tuhan pun bekerja dengan caranya yang maha ajaib. 

Khoudia yang semasa kecil dihina dina laiknya binatang, kini kariernya sangat mencorong. Saat ini, Khoudia Diop aktif menjadi model di New York, AS, dan Perancis. Dan lewat akun Instagram pribadinya @melaniin.goddes, yang sudah diikuti lebih dari 104.000 orang, dia menunjukkan kelebihan kulitnya yang unik.

Sayangnya, masih banyak juga orang yang sirik dengan kesuksesan Khoudia. Mereka meragukan keaslian kulit Khoudia dan menuding tampilan eksotis kulitnya adalah olahan make-up. Apalagi data berbicara, sebagian besar wanita urban Afrika, termasuk di Senegal, gemar memakai krim pencerah kulit, bahkan di Nigeria persentasenya mencapai 75%.

Walau demikian, Tapi, tak sedikit yang terang-terangan menyatakan kekagumannya. Seperti yang terlihat di akun instagram Khoudia.



"Wonderfully beautiful! I celebrate your beauty," komentar morenike70.

"How beautiful!!!!! Gorgeous! #melaninqueen," tulis akun chiassa1014.

"Pretty skin," komentar makayla_sister.
Khoudia memang wajib diteladani oleh kita semua, terutama mentalitasnya dalam membangun rasa percaya diri. Meski berkulit sehitam arang, dia tidak menjadi rendah diri dan mengutuk Tuhan. Sebaliknya, kelegaman kulitnya itu justru dijadikan penyemangat dan modal dalam menggapai impian.

Sumber : Intisari.Grid.id

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya klik gambar di bawah: